Rumah adalah salah satu dari tiga kebutuhan primer manusia yaitu sandang (pakaian), pangan (makanan), dan papan (rumah). Manusia sudah sejak lama untuk menetap di suatu tempat dalam jangka waktu yang lama, meskipun akhirnya mencari tempat baru (nomaden). Lalu, bagaimanakah perkembangan rumah sejak dari zaman purba sampai sekarang ? Mari kita bahas satu persatu.
Sejak zaman prasejarah atau zaman batu, manusia saat itu sudah memiliki rumah berupa gua-gua alami untuk tinggal sementara waktu. Mereka juga senang menggambari dinding gua mereka dengan berbagai gambar mengenai kehidupannya seperti telapak tangan, hewan buruan, dll. Lalu saat zaman besi dan perunggu, manusia saat itu lebih memilih untuk tinggal secara berkelompok. Bukti-bukti yang ditemukan berupa lukisan dan peralatan-peralatan seperti pisau batu, kapak, mata panah, bahkan fossil manusia purba itu sendiri. Salah satu situs purba yang terkenal di dunia adalah Skara Brae yang terletak di Skotlandia. Situs ini dibuat pada masa Neolithikum.
Lalu di Afrika terdapat struktur rumah yang unik. rumah di daerah ini terbuat dari kayu dan lumpur. Berbentuk bulat dengan perapian yang menjadi pusatnya. rumah ini hanya memiliki pintu. Namun sayangnya informasi atau artefat mengenai rumah jenis ini sangat jarang ditemukan karena bahan kayu dan lumpur kebanyakan sudah musnah. Pada tahun 3000 SM penduduk di tempat ini sudah mulai membuat batu bata. Orang Mesir membuat batu bata dari bahan dasar tanah liat yang terdapat di tepian sungai Nil. Tanah liat dikumpulkan dalam sebuah kubangan yang dibuat di padang pasir, kemudian ditambahkan air lalu diinjak-injak sampai halus. Setelah itu, dicetak lalu dijemur dibawah sinar matahari yang terik. Rumah orang Mesir berbentuk kotak dengan jendela kecil untuk disesuaikan dengan badai pasir yang sering terjadi. Atap rumah juga dibuat rata sesuai dengan iklim yang kering dan jarang hujan.
Pada zaman Romawi kuno, bentuk rumah sudah lebih terstruktur. Tuiang-tiang mendominasi di bagian depan, dan penggunaan lorong dan kubah juga sangat dominan. Pada zaman ini rumah sudah menggunakan lantai marmer, namun lantai jenis ini hanya untuk golongan bangsawan dan orang kaya saja karena marmer pada zaman dahulu merupakan lambang kebesaran bagi pemiliknya.
(bersambung pada post berikutnya)
Jumat, 14 Januari 2011
Minggu, 12 Desember 2010
5 Tenses Bahasa Inggris yang Sering Dipakai Sehari-hari
- Simple Present
- (I, you, we, they) work everyday
- (He, she, it) works everyday
- Present Continuous / Present Progressive
- (you, we, they) are working now
- (He, she, it) is working now
- I am working now
- Simple Past
- (I, you, we, they, he, she, it) worked yesterday
- (I, you, we, they, he, she, it) slept last night
- Past Continuous / Past Progressive
- (I, he, she, it) was working when the phone rang.
- (You, we, they) were working when the phone rang.
- Future Tenses
- (I, you, we, they, he, she, it) will come tomorrow
Jumat, 10 Desember 2010
5 Penjaga Gawang Top Dunia
Penjaga gawang atau yang dikenal dengan istilah kiper memiliki peranan yang sangat penting. Kiper adalah benteng terakhir pertahanan suatu tim. Kiper juga bisa menentukan hasil akhir pertandingan. Namun, pentingnya peranan kiper ini sering tidak disadari. Bila seorang kiper melakukan penyelamatan gemilang, jarang seorang kiper dielu-elukan layaknya seorang striker atau playmaker. Sebaliknya, bila si kiper melakukan blunder, maka seluruh kesalahan terbanyak ditimpakan kepada seorang kiper.
Berikut ini adalah 10 kiper top dunia berdasarkan performa, aksi dan prestasi selama berkarier di lapangan hijau.

Lev Ivanovich Yashin (22 Oktober 1929-20 Maret 1990) adalah kiper legendaris asal Uni Soviet atau Rusia. Ia adalah seorang kiper yang memberikan kontribusi yang besar bagi tim yang dibelanya (timnas Uni Soviet dan Dynamo Moskwa). Penampilannya di lapangan mengilhami berbagai peraturan standar bagi kiper saat ini. Terkenal dengan kostum hitam-hitam saat bermain, pemain ini dijuluki "The Black Spider" oleh lawan-lawannya. Namanya diabadikan menjadi penghargaan bagi kiper terbaik "Lev Yashin award".

Rene Higuita (27 Agustus 1966) adalah seorang kiper legendaris berkebangsaan Kolombia. Kiper yang satu ini terkenal dengan aksi akrobatiknya, Scorpion Kick, yaitu menendang bola menggunakan tumit dengan posisi telungkup di udara (lebih jelasnya, search videonya di YouTube). Selain itu, ia juga sering berbuat nekat dengan keluar jauh dari daerah pinalti. Namun aksinya ini pernah berakibat fatal saat Kolombia berhadapan dengan Kamerun di Piala dunia Italy 1990. Ia melakukan blunder saat bolanya dicuri oleh Roger Milla dan berujung tersingkirnya Kolombia di pedelapan final.

Peter Schmeichel (18 November 1963) adalah seorang penjaga gawang asal Denmark. Pernah bermain bersama Gladsaxe-Hero, Hvidovre, Brøndby, Manchester United, Sporting CP, Aston Villa, dan Manchester City dengan total penampilan 597 serta mencetak 9 gol. Secara tim ia meraih 10 gelar kompetisi domestik, 9 gelar piala domestik, 2 gelar minor pada kejuaraan antar klub eropa, dan 1 gelar juara Liga Champions Eropa. Secara individual meraih 3 kali Penjaga Gawang terbaik UEFA, 2 kali Penjaga Gawang terbaik Dunia, 3 kali Pemain Terbaik Denmark, 4 kali Penjaga Gawang Terbaik di Denmark, 1 kali Penjaga Gawang Klub terbaik Eropa.

Gianluigi Buffon (28 Januari 1978) adalah kiper yang membawa Italia menjadi juara dunia tahun 2006. Bermain bersama Juventus, ia adalah pemain yang ikut mengantar klubnya meraih Scudetto ke 28. Selain itu, ia adalah pemain yang setia bersama Juventus saat klub ini terkena kasus Calciopoli yang membuatnya harus terdegradasi ke Serie B. Pernah mandapat gelar "Lev Yashin Award" sebagai kiper terbaik dunia, namun karena faktor usia, saat ini gelar tersebut direbut Iker Casillas.
Iker Casillas (20 Mei 1981) adalah kiper yang membawa Spanyol "mengawinkan" dua gelar bergengsi, yaitu Euro 2008 dan World Cup 2010. Menjadi kapten timnas Spanyol saat meraih dua gelar juara tersebut, Ia tampil sangat baik. Saat final World Cup 2010 di Afrika Selatan, tercatat ia melakukan penyelamatan gemilang ketika berhadapan dengan Belanda. Tetapi, ia tampil bukan tanpa cela. Hasil terburuk yang baru didapatnya adalah ketika ia kebobolan 5 gol saat membela Real Madrid pada partai "El Classico" beberapa minggu lalu.
Berikut ini adalah 10 kiper top dunia berdasarkan performa, aksi dan prestasi selama berkarier di lapangan hijau.
- Lev Yashin

Lev Ivanovich Yashin (22 Oktober 1929-20 Maret 1990) adalah kiper legendaris asal Uni Soviet atau Rusia. Ia adalah seorang kiper yang memberikan kontribusi yang besar bagi tim yang dibelanya (timnas Uni Soviet dan Dynamo Moskwa). Penampilannya di lapangan mengilhami berbagai peraturan standar bagi kiper saat ini. Terkenal dengan kostum hitam-hitam saat bermain, pemain ini dijuluki "The Black Spider" oleh lawan-lawannya. Namanya diabadikan menjadi penghargaan bagi kiper terbaik "Lev Yashin award".
- Rene Higuita

Rene Higuita (27 Agustus 1966) adalah seorang kiper legendaris berkebangsaan Kolombia. Kiper yang satu ini terkenal dengan aksi akrobatiknya, Scorpion Kick, yaitu menendang bola menggunakan tumit dengan posisi telungkup di udara (lebih jelasnya, search videonya di YouTube). Selain itu, ia juga sering berbuat nekat dengan keluar jauh dari daerah pinalti. Namun aksinya ini pernah berakibat fatal saat Kolombia berhadapan dengan Kamerun di Piala dunia Italy 1990. Ia melakukan blunder saat bolanya dicuri oleh Roger Milla dan berujung tersingkirnya Kolombia di pedelapan final.
- Peter Schmeichel

Peter Schmeichel (18 November 1963) adalah seorang penjaga gawang asal Denmark. Pernah bermain bersama Gladsaxe-Hero, Hvidovre, Brøndby, Manchester United, Sporting CP, Aston Villa, dan Manchester City dengan total penampilan 597 serta mencetak 9 gol. Secara tim ia meraih 10 gelar kompetisi domestik, 9 gelar piala domestik, 2 gelar minor pada kejuaraan antar klub eropa, dan 1 gelar juara Liga Champions Eropa. Secara individual meraih 3 kali Penjaga Gawang terbaik UEFA, 2 kali Penjaga Gawang terbaik Dunia, 3 kali Pemain Terbaik Denmark, 4 kali Penjaga Gawang Terbaik di Denmark, 1 kali Penjaga Gawang Klub terbaik Eropa.
- Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon (28 Januari 1978) adalah kiper yang membawa Italia menjadi juara dunia tahun 2006. Bermain bersama Juventus, ia adalah pemain yang ikut mengantar klubnya meraih Scudetto ke 28. Selain itu, ia adalah pemain yang setia bersama Juventus saat klub ini terkena kasus Calciopoli yang membuatnya harus terdegradasi ke Serie B. Pernah mandapat gelar "Lev Yashin Award" sebagai kiper terbaik dunia, namun karena faktor usia, saat ini gelar tersebut direbut Iker Casillas.
- Iker Casillas
Iker Casillas (20 Mei 1981) adalah kiper yang membawa Spanyol "mengawinkan" dua gelar bergengsi, yaitu Euro 2008 dan World Cup 2010. Menjadi kapten timnas Spanyol saat meraih dua gelar juara tersebut, Ia tampil sangat baik. Saat final World Cup 2010 di Afrika Selatan, tercatat ia melakukan penyelamatan gemilang ketika berhadapan dengan Belanda. Tetapi, ia tampil bukan tanpa cela. Hasil terburuk yang baru didapatnya adalah ketika ia kebobolan 5 gol saat membela Real Madrid pada partai "El Classico" beberapa minggu lalu.
Langganan:
Postingan (Atom)