Minggu, 15 April 2012

Julukan-julukan Unik Klub peserta Liga Inggris

Klub-klub liga Inggris merupakan klub-klub dengan popularitas tertinggi di dunia. Sebut saja nama-nama seperti Arsenal, Chelsea, Manchester United, Liverpool. Mereka juga dikenal dengan julukan-julukan yang unik, dengan berbagai cerita dan sejarah dibaliknya.


Kita mulai dari kota London yang menjadi markas banyak klub di liga Inggris. Dimulai dari Arsenal yang dijuluki The Gunners.  Meriam memang menjadi ciri khas yang terdapat pada lambang klub ini. Asal usulnya ternyata dimulai sejak klub ini didirikan. Klub ini didirikan oleh pegawai perusahaan senjata Woolwich Arsenal Armament Factory. maka muncullah nama The Gunners.

Klub selanjutnya masih di kota London, yaitu Chelsea. Chelsea memiliki Julukan The Blues dan ada julukan lainnya The Pensioners. The blues sudah jelas, muncul dari warna kebesaran si klub yaitu biru. The Pensioners adalah julukan yang populer di masa lalu, tapi kurang populer saat ini. Pada zaman dahulu, di daerah markas Chelsea, ada rumah peristirahatan veteran perang dan klub Chelsea mengadopsi lambang dari The Pensioners itu.

Berpindah ke Merseyside, ada klub Liverpool dan Everton. Liverpool memiliki julukan terkenal The Reds. Simpelnya, julukan ini berasal dari warna kebanggan klub. Warna merah juga merupakan warna kota Liverpool. Selain itu terkenal juga dengan logo Liver bird, yaitu burung maskot kota Liverpool.

Selain Liverpool sendiri, ada juga Everton yang bermarkas di kota Liverpool. Julukan mereka, The Toffees memuiliki asal-usul unik. Julukan ini berasal dari toko permen Mother Noblett's yang terletak di dekat markas Everton yang menjual Everton Mint. Lalu ada juga tradisi unik mengenai The Toffee Lady, wanita-wanita yang berjalan di pinggiran lapangan dan membagi-bagikan permen Everton Mint kepada para penonton.

Beralih ke kota Manchester, ada dua klub yang memiliki rivalitas yang sangat tinggi, Manchester United dan Manchester City. Manchester United memiliki julukan terkenal The Red Devils. Julukan itu berasal dari warna merah dan gambar setan pada logo klub. Ada Juga Manchester City yang dijuluki The Citizens. Ini karena Manchester City memiliki markas City of Manchester atau yang juga dikenal sebagai City of Manchester Stadium yang letaknya lebih dekat dengan pusat kota Manchester.

Jumat, 23 Maret 2012

My Thoughts

OK, mungkin dengan menulis tulisan ini, gue harus menarik kata-kata gue waktu dulu bikin blog ini. Dulu gue pernah bilang blog ini tidak akan gue isi dengan curhatan-curhatan atau pikiran-pikiran gue sendiri. But the time changes, so does my mind. Jadi mulai sekarang akan ada kategori baru di blog ini, yang bernama "randomly typed".

Kita flashback ke waktu pertama bikin blog ini. Jadi dulu ada seorang mentor yang orangnya itu menurut gue sangat hebat, dia bisa memotivasi gue untuk mulai menulis blog. Akhirnya gue mulai membuat blog ini dan mengisinya. Seiring waktu berjalan, blog ini sudah terisi sekitar 40-an tulisan hampir mendekati 50, sudah dikunjungi sebanyak 11.400-an kali oleh orang-orang diluar sana, dan sekarang mentor itu sudah tidak menjadi mentor gue lagi. Perubahan memang selalu terjadi dalam hidup ini, seperti kutipan yang pernah gue dengar dari guru PKn gue di semester 3, "tidak ada yang abadi, yang abadi hanyalah perubahan".

Well, enough for this time. I hope I can write in this space again soon. Enjoy !

Jumat, 27 Januari 2012

Misteri-misteri Dibalik Cover Album

Musisi sudah pasti berkarya dengan menciptakan musik. Musiknya itu sendiri bisa saja menjadi sebuah karya yang fenomenal, karya yang abadi bahkan kontroversial. Namun, kontroversi di kalangan musisi bukan hanya dari karya musiknya, tapi bisa juga datang dari cover album mereka. Ya, cover album yang menjadi trademark penjualan album musik mereka bisa juga menjadi sumber kontroversi. Banyak arti-arti tersirat dari gambar-gambar atau simbol-simbol yang di cetak di cover album.

Abbey Road by The Beatles

Cover album legendaris dari musisi legendaris ini memang sudah tidak asing lagi. Secara umum mengambarkan keempat personil The Beatles sedang menyebrang jalan Abbey Road, di depan studio rekaman mereka. Foto yang diambil pada tanggal 8 Agustus 1969, pukul 11.30 itu merupakan ide dari Paul McCartney. Fotografer Iain Macmillan hanya diberi waktu sepuluh menit untuk mengambil gambar itu dan jalanan disterilkan sementara oleh petugas polisi.

Abbey Road Album Cover
Cover album itu menggambarkan keempat personil The Beatles menyebrang jalan secara beriringan dipimpin oleh John Lennon, diikuti oleh Ringo Starr, Paul McCartney dan George Harrison. Sumber kontroversinya bermula dari pakaian yang dipakai mereka. John Lennon memakai setelan serba putih, Ringo Starr menggunakan setelan serba hitam, Paul McCartney menggunakan setelan jas rapi tetapi tanpa sepatu dan George Harrison mengunakan setelan jeans sederhana. Pakaian serba putih Lennon melambangkan Tuhan. Setelan yang dipakai Starr melambangkan orang yang sedang berbela sungkawa. Pakaian jas rapi tanpa sepatu yang dipakai oleh McCartney melambangkan orang yang mati. Karena orang mati di Inggris didandani dengan setelan jas rapi dan tanpa sepatu. Terakhir, setelan jeans sederhana yang dipakai Harrison melambangkan petugas penguburan. Tidak sampai disitu saja, di bagian kanan foto terdapat mobil hitam yang biasa digunakan sebagai mobil jenazah. Meskipun dengan berbagai penafsiran yang kontroversial, foto ini menjadi sangat legendaris dan zebra cross tempat pengambilan foto menjadi sangat populer bagi para fans The Beatles.

Yesterday and Today by The Beatles

Yesterday anda Today Album Cover
Lagi-lagi dari The Beatles, kali ini sampul album Yesterday and Today. Album yang dirilis tanggal 20 Juni 1966 pada awalnya menggunakan gambar sampul yang kontroversial. Di foto itu, keempat personil memakai pakaian yang biasa dipakai tukang jagal, lengkap dengan potongan daging dan bagian-bagian tubuh boneka bayi. Foto yang terkesan seran dan penuh sadistis itu kemudian diganti dengan foto bergambar keempat personil saja. Foto itu disebut-sebut sebagai komentar The Beatles terhadap perang.

Want Some by Roxy Blue



Want Some Album Cover (kiri) dan US Army Recruitment pester (kanan)
Secara sekilas saja, cover album yang satu ini sudah sarat kontroversi. Foto itu menggambarkan Uncle Sam, maskot negara Amerika Serikat, sedang memeluk wanita dengan pakaian minim. Dengan tatapan mata yang licik dan jari tangan yang seakan memanggil "Want Some ?". Gambar ini dianggap sebagai pelecehan terhadap sang maskot negara. Bisa dilihat perbandingan cover album ini dengan poster US Army Recruitment yang legendaris.

Kamis, 26 Januari 2012

Pilliga Encounter, Kisah Nyata Jalanan Misterius

Newell Highway yang menembus tebalnya semak-semak Pilliga
Pernah dengar tentang desas-desus jalanan berhantu ? Pasti pernah, karena di Indonesia cukup banyak jalanan atau daerah lalu lintas yang dikatakan angker. Namun di luar negeri ? Yang ini pasti lebih menghebohkan. Daerah tersebut bernama Pilliga, terletak di New South Wales, Australia. Daerah Pilliga ini adalah daerah bersemak tebal, dimana banyak terjadi peristiwa hilangnya banyak barang, seperti ternak, kendaraan, bahkan manusia. Daerah angker ini juga dikenal oleh kalangan supir truk karena dilewati oleh route jalan tol, Newell's Highway. Jalan ini lurus panjang, menembus pepohonan dan semak tebal di daerah Pilliga.




Rongsokan truk di sekitar daerah Pilliga
Banyak misteri dan kejadian aneh yang dikaitkan dengan daerah ini, mulai dari makhluk Yowie (sejenis yeti) sampai cerita-cerita hantu dan yang paling terkenal adalah mengenai "Pilliga Princess", seorang wanita yang tewas menabrakkan dirinya ke truk yang melaju di tahun 1993. Banyak supir truk yang melihat arwahnya masih bergentayangan di sepanjang jalan. Meskipun tetap saja, sebuah cerita seperti ini biasanya banyak dibumbui dengan hoax atau malah sepenuhnya hoax.

Salah satu kisah nyata yang paling menghebohkan dialami seorang supir truk bernama Matt a.k.a Bongo. Pada suatu malam, dia tak sengaja mengambil tikungan ke arah Pilliga dan yang lebih parah lagi, bahan bakar truknya semakin menipis. Jadi dia mengambil keputusan yang tidak akan pernah diambil supir lainnya, yaitu bermalam di tepi jalan Pilliga. Disitulah kejadian ini bermula. Saat tengah malam, dia dibangunkan oleh suara berisik dan dia melihat makhluk yang lalu membobol kabin truknya, menculiknya dan meninggalkannya di suatu tempat. Dia ditemukan di suatu pagi oleh seorang supir truk lain. Yang mencengangkan adalah keadaan truk milik Bongo. Truknya hancur lebur ! Penutup barangnya robek dan tercecer hingga ratusan meter di jalan, bagian trailernya bengkok-bengkok dan terputar. Entah makhluk apa yang mendatanginya malam itu, tidak diketahui. Namun banyak yang mengatak itu adalah Yowie atau sejenis Yeti Atau sejenis kera besar. Bahkan ada juga kejadain yang menceritakan munculnya bau-bauan yang berasal dari kera besar setinggi 7 feet (sekitar 2,1-2,2 meter) dan ditemukan pula jejaknya, namun cerita yang satu ini diyakini hoax. Dan sekarang, Bongo menjadi pasien di salah satu pusat rehabilitasi kejiwaan setelah 20 tahun mengalami penderitaan mental akibat kejadian tersebut.


Untuk lebih jelasnya, bisa dicoba googling atau lihat dan dengar rekaman-rekaman video mengenai hal ini.

Sabtu, 10 Desember 2011

Offside, Sumber Kontroversi, Taktik Bertahan dan Dilema para Wasit

Buat yang suka nonton bola pasti tidak asing lagi dengan kata "offside". Kata ini sendiri memang sering dihubungkan dengan yang namanya kontroversi. Apakah itu gol yang seharusnya sah tapi dianulir ataupun sebaliknya.

Pertama, kita harus paham terlebih dahulu kondisi bagaimana yang disebut offside. Dalam hal ini memang banyak penafsiran berbeda. Namun, dalam post ini saya mengambil rujukan dari wikipedia mengenai peraturan offside. Disitu disebutkan ada tiga kondisi yang membuat pemain berada dalam posisi offside. Pertama, pemain harus berada di setengah dari lapangan lawan. Kedua, pemain harus berada di depan bola. Dan ketiga, harus ada kurang dari dua pemain lawan antara dia dan garis gawang lawan, dengan kiper dihitung sebagai pemain lawan untuk tujuan ini. Untuk lebih jelasnya bisa di klik di link diatas.


Karena sifat dari offside itu sendiri adalah sebuah pelanggaran, sebagaimana pelanggaran lainnya, maka keuntungan berada pada tim yang dilanggar. Tim yang melakukan offside kehilangan bola dan tim yang dilanggar mendapat tendangan bebas. Hal ini memunculkan sebuah taktik bertahan yang bisa disebut "perangkap offside". Caranya cukup sederhana, asalkan sang pemain bertahan jeli dan tidak lepas perhatian secara total dari si striker target. Dengan melihat posisi sang striker dan sang pengumpan, maka para pemain belakang akan berusaha untuk lebih maju dan meninggalkan sang striker dalam posisi offside. Taktik ini biasa digunakan saat akhir pertandingan, ketika stamina para pemain bertahan sudah menurun atau untuk menghemat tenaga karena pelatih tidak punya banyak stok pemain untuk rotasi.

Namun terkadang taktik ini bisa jadi bumerang ketika sang striker cukup cerdik untuk menyadari bahwa dia sedang dijebak kemudian dia kembali pada posisi onside dimana ada daerah yang ditinggalkan defender. Saat itulah insting sang playmaker segera memberikan umpan terobosan kepada sang striker dan striker yang berhasil menguasai bola akan langsung one-by-one dengan kiper. Ketika menerapkan jebakan, biasanya sang target akan dibiarkan saja tanpa mendapat marking atau pressure karena para defender tadi sudah yakin sang target berada dalam jebakan mereka. Maka dengan kombinasi antara kecerobohan para defender, insting dan skill umpan akurat sang playmaker, akselarasi serta naluri gol dari sang striker, jebakan offside bisa jadi "senjata makan tuan" di saat kondisi genting. Yang tidak kalah membahayakan adalah ketika sang striker sudah menguasi bola hasil umpan terobosan dan sang defender terlambat untuk beradu lari, maka sang defender yang panik langsung melancarkan tackling dari belakang yang sangat berbahaya. Tackling ini bisa menimbulkan kartu baik kuning ataupun merah dan resiko cedera dari kedua pemain.


Offside ini sendiri menjadi dilema bagi para wasit dan hakim garis. Para wasit dan hakim garis seringkali berada dalam posisi yang kurang menguntungkan ketika menyaksikan posisi pemain. Tidak seperti kita yang bisa melihat tayangan ulang di televisi, bahkan terkadang ada tayangan ulang yang ditambah garis bantu atau daerah yang dihitamkan untuk mempertegas batas offside. Wasit dan hakim garis seringkali tidak bisa mengimbangi kecepatan gerak bola dan perubahan arah pemain yang tidak diduga-duga. Jadi, sebagai pemain dan penonton seharusnya kita bertindak bijak dengan tidak melancarkan protes berlebihan bahkan provokasi. Karena bagaimanapun juga keputusan wasit tidak bisa diubah saat sang peluit sudah ditiup dan wasit juga manusia, punya keterbatasan dalam pengelihatan dan kecepatan. Hal ini memunculkan wacana untuk menggunakan teknologi kamera namun ini juga menimbulkan tentanagn dan kontroversi yang malah memperkeruh suasana. So, keep fair play !

Piala Eropa 2012

Udah lama banget nih gue ga posting, bisa lah gara-gara ga dapet ide. Kalau masalah waktu sih banyak, gue pake buat main game aja sih biasanya. Dan berhubung gue itu penikmat sepak bola dan berhubung sebentar lagi ada turnamen yang tingkat keseruannya hampir setara piala dunia, jadi gue pengen aja gitu menyampaikan analisis dan prediksi gue. OK here we goes....

Piala Eropa 2012 yang mengambil tempat di Polandia-Ukraina, dua buah negara yang terbilang kecil tapi memiliki budaya sepak bola yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Digelar di 4 stadion di masing-masing negara dengan stadion terbesar berlokasi di ibukota Ukraina, Kiev, perhelatan tahun depan akan menjadi sangat menarik.

Dimulai dari grup A yang berisikan tim-tim yang bisa dikatakan "papan tengah" seperti Polandia, Ceko, Rusia dan Yunani. Yang menarik adalah, meski dihuni tim-tim papan tengah, namun semua tim di sini memiliki kemampuan yang cukup merata sehingga grup ini tetap sulit diprediksi. Sebagai tuan rumah, Polandia memang diunggulkan di grup ini. Mereka mungkin bisa lolos dengan cukup mulus diiringi oleh dukungan dan doa dari para supporter. Namun Polandia tidak bisa tenang karena ada dua rivalnya denagn kekuatan berimbang yaitu Rusia dan Rep.Ceko. Yunani juga tidak bisa dianggap enteng dengan status "mantan juara"-nya. Menarik untuk melihat siapa yang bakal lolos ke fase selanjutnya.

Berlanjut ke grup "neraka" yaitu grup B. Neraka yang satu ini dihuni golongan jin dan manusia oleh Jerman, Belanda, Portugal, Denmark. sedikit mirip dengan grup A namun dengan kualitas diatas rata-rata, kompetisi di grup B bakal sangat sulit diprediksi. Skuad sarat pemain bintang plus reputasi kelas dunia menjadi embel-embel keempat tim di grup B ini. Jerman, tim yang "telat panas", sering kali terseok-seok di fase grup namun tangguh di fase knockout. Sebaliknya, Belanda yang tidak pernah dinaungi "dewi fortuna", sering lolos ke final namun juga selalu tumbang. Contohnya di final piala dunia tahun kemarin. Portugal samba eropa, tim dengan materi yang "outstanding", namun tidak menjamin prestasi yang mengkilap. Sedangkan Denmark, tim dinamit, bisa setiap saat meledak ketika dirasa tepat. Namun saya pribadi, sebagaimana penikmat sepak bola lain memandang, Jerman dan Belanda bakal lolos dari grup neraka ini dengan susah payah.

Juara bertahan Spanyol tergabung di grup C bersama sang juara dunia 2006 Italia dan dua tim underdog, Kroasia dan Rep. Irlandia. Seperti yang bisa diprediksi, Spanyol dan Italia bisa dikatakan melenggang ke fase selanjutnya. Yang sulit diprediksi adalah siapa yang bakalan menjadi pemuncak grup. Dari pertemuan terakhir, Spanyol dipaksa takluk oleh Italia. Kroasia dan Irlandia sepertinya tidak akan berbicara banyak di depan kedua tim unggulan tadi. Bisa cukup merepotkan memang, apapun bisa terjadi.

Dan grup terakhir dihuni oleh dua unggulan, Prancis dan Inggris serta tuan rumah Ukraina. Sisanya ditempati oleh tim underdog Swedia. Inggris mengahadapi kesulitan ketika sang bomber andalan Wayne Rooney terkena hukuman larangan bermain. Ini membuat sang pelatih Fabio Capello bimbang untuk menentukan satu tempat di lini depan sebagai pengganti Rooney. Secara skill, inggris mempunyai variasi pilihan pemain muda berbakat mulai dari Andy Carroll, Danny Welbeck hingga Daniel Sturridge ketika dipanggil. Namun untuk pengalaman dan jam terbang, belum ada yang bisa menggantikan peran Wayne Rooney di lini depan "The Tree Lions". Sedangkan Prancis, setelah terombang-ambing beberapa tahun terakhir, bahkan tidak lolos fase grup di piala dunia 2010, kini mulai mendapat titik terang setelah kepemimpinan dipegang oleh Laurent Blanc. Swedia akhir-akhir ini tidak terdenagr lagi kiprahnya selain dari sang bomber andalan Zlatan Ibrahimovic yang sukses bersama AC Milan. Sedangkan sang tuan rumah Ukraina tidak mau dianggap sebagai "pelengkap" saja. Menarik untuk dilihat hasil dari grup ini karena dari "kebiasaannya", Inggris dan Prancis ini adalah tim yang biasa dijadikan unggulan namun nyatanya melempem ketika kompetisi dimulai.

So, ini dia prediksi gue. Lu setuju atau ga, itu terserah lu karena setiap orang punya pendapat dan jagoan masing-masing. Dan yang perlu diinget, pepatah lama yang ada di sepak bola "bola itu bundar", ya, apapun bisa terjadi.

Selasa, 15 November 2011

Real Madrid-Barcelona : Lebih dari Sekedar Rivalitas

Bagi para penikmat bola, kata "El Classico" tentu sudah tidak asing lagi di telinga mereka. kata yang selalu merujuk kepada rivalitas kedua klub besar, simbol persepakbolaan Spanyol, Real Madrid C.F dan F.C Barcelona. Rivalitas yang sangat besar, panas, penuh gengsi dan seringkali kontroversial. Memang jika ditelusuri dari sejarah panjang perkembangan sepak bola secara global maupun lokal di Spanyol, mulai dari era ke era, akan terasa wajar jika kedua klub ini memendam bara rivalitas yang sangat panas.

Jika ditinjau dari sejarah awalnya, terutama saat masih banyak pergolakan politik di Spanyol, kedua klub ini selalu terseret dengan masalah politik tersebut. Real Madrid yang merepresantasikan sisi Spanyol, penguasa, dan Barcelona sebagai sisi Catalan, sang oposisi. Ketika itu, masa-masa kediktaroran Franco (sekitar pertengahan abad 20) banyak terjadi gesekan-gesekan antara berbagai kelompok kepentingan dan sisi Catalan adalah oposisi bagi sisi Franco yang berbasis di Madrid. Selama kediktatoran Franco, sebagian besar warga Barcelona berada di oposisi yang kuat dengan rezim seperti fasis. Phil Ball, penulis Morbo:  Sejarah Sepakbola Spanyol, menyebut El Clasico "berlaku ulangnya Perang Saudara Spanyol". Sebuah analogi yang serupa dibuat oleh penulis Amerika Robert Coover, yang menggambarkan pertandingan antara "archrivals" FC Barcelona dan Real Club Deportivo Español pada 1977 sebagai "lebih seperti pemeragaan dari Perang Saudara Spanyol dari acara atletik belaka." Di catalan sendiri, ada dua klub yang juga memiliki rivalitas atas faktor politik yaitu Barcelona dan Espanyol, namun dalam berbagai aspek, terlihat Barcelona berkembang lebih pesat. Rivalitas di ranah politik, dibawa ke lapangan hijau dan itu bukanlah hal yang baik untuk saat ini.

Rivalitas juga meular ke aspek pemain. Pemain yang awalnya bermain untuk salah satu klub lalu pindah ke klub lainnya, maka dia akan sangat dibenci oleh para supporter. Yang paling terkenal adalah Alfredo di Stefano dan Luis Figo. namun Alfredo di Stefano bisa membuktikan kapasitasnya di Real Madrid dan sukses di sana.


Hingga saat ini, partai "El Classico masih menjadi pertandingan yang sangat ditunggu-tunggu oleh para penggemar sepakbola di seluruh dunia. Pertandingan dengan tensi tinggi dan penuh bara dendam dari kedua kubu. Apalagi setelah kedua kubu mulai memasuki masa keemasannya lagi. Diawali dengan Barcelona dibawah kepemimpinan Pep Guardiola yang mengandalkan talenta tulen binaan akademi "La Masia". Lalu diikuti Real Madrid yang sedang mencoba membangun "Los Galacticos" jilid 2 dengan mendatangkan Cristiano Ronaldo, Ricardo Kaka, Mesut Ozil dan yang paling anyar Fabio Coentrao serta Nuri Sahin.
Kekuatan kedua kubu semakin kuat saat dilengkapi lebih dari setengah punggawa timnas Spanyol dengan Iker Casillas dan Xabi Alonso sebagai ikon di Madrid serta duet Xavi Hernandez-Andres Iniesta plus Cesc Fabregas yang menjadi roh permainan ala Barcelona.